BERJUANG hanya untuk yang punya NYALI by YANLI - DS

Berikut adalah tulisan Yanli-DS yang dikirim pada hari Rabu, 18 Juni 2008. Yanli yang pada minggu itu sedang diwawancara oleh rekan-2 seangkatan mencoba menjawab pertanyaan Ira-TI mengenai isu going green yang sedang ramai dibicarakan.  Saya tidak melihat bahwa going green menjadi masalah yang bisa menjadi isu yang cukup besar bagi masyarakat kita . Tapi isu ini memang menjadi isu yang sangat mendunia, kesadaran akan lingkungan seolah menjadi trend setelah isu global warming menjadi isu yang dihembuskan oleh negara negara yang sebenarnya justru penyumbang karbon terbesar perkapita. Dan meletakkan seluruh kesalahan ini kepada negara negara ketiga dalam yang berada di ring khatulistiwa. Pertanyaan yang penting adalah sejauh mana kita dapat memanfaatkan isu ini untuk kepentingan kita.  GOING GREEN FOR GLOBAL MARKET Sepertinya saat ini kita tidak membahas bagaimana implementasinya kedalam lingkungan kita karena itu dapat kita laksanakan secara pribadi, tapi bagaimana kita mampu mempergunakan kesempatan ini sebagai peluang dalam melakukan terobosan mengembangkan pasar ekspor, Isu global warming mengakibatkan isu terhadap lingkungan semakin membahana, begitu pula dengan kesadaran akan produk produk green yang mengurangi dampak yang merusak lingkungan. Meningkatnya  kesadaran kepada produk produk home furnishing dan home accessories yang sustainable. Yang mempergunakan bahan bahan alam serta tidak banyak mengakibatkan dampak pada lingkungan, Naah kita punya banyak sumber – sumber material yang besar dan variatif . Material untuk produk produk tersebut  ada di negeri ini,  Sumber daya manusia cukup terampil dalam melakukan jenis pekerjaaan itupun pabalatak…., dan yang jelas industri ini benar benar menyerap tenaga kerja yang cukup besar, Tahukah anda IKEA membeli produk produk Home Furnishing dan Accessories mencapai US$ 50 juta dari negeri ini, dan mereka membeli hanya sebagai komoditi dan di jual di pasar global di pasar low – end market ( di pasar global berada di low – end ) tahukah anda berapa keuntungannya dari harga ex factory berbanding harga jual 1:5.  Teknologi yang dipakai pun bukan teknologi yang high-end  PASARNYA BESAAR BUNG!!! Kenapa kita tidak mencoba mengembangkan kluster industri ,  berkonsentrasi dulu pada kluster industri home furnishing dan home acessories ini .

Kita dapat menyiapkan rantai nilainya( value chain) untuk penyediaan bahan baku hingga delivery ke customer. Kita buat seluruh sistem dalam rantai nilai itu. Perlu kawan ketahui hanya industri itu yang belum terjamah dan betul betul milik kita.  Kenapa kita tidak terjun kesana dan berjuang mengembangkan industri itu, Kita bisa pakai dulu value chain yang ada, terus mengembangkan produk, proses produksi, sistem logistik dan distribusi, hingga ke marketing.  Seperti pertanyaan Ira mengenai agar anggota milist ini melakukan sesuatu yang kongkrit , maka saya akan menjawab Kita perlu memberikan sesuatu yang nyata pula, Ini adalah  lahan garapan yang sangat nyata dan ada di depan mata, dan tidak bisa hanya sekedar menulis kemudian berleha leha di kursi yang empuk, yang jelas harus ada TINDAKAN NYATA. Banyak kerja yang harus kita lakukan mulai dari riset pasar, desk analysis, FGD, menyusun strategi pemasaran, merencanakan produk, pengembangan rantai pasok, peningkatan produktivitas dan kualitas supplier, menyusun jalur logistik, merencanakan sistem penjualan dan banyak lagi pekerjaan  detail yang lain. Siapa yang akan mengerjakan? Mungkin pertanyaan ini terlintas dalam benak kawan kawan. Langkah yang kita lakukan harus benar benar terintegrasi, dan terkoordinasi dengan sangat baik, sehingga dampaknya pun akan terasa, tentu kita membutuhkan Engineer, Marketeer, Designer, Manager yang berpengalaman, tapi siapa orangnya? KATANYA mau REVOLUSI??!!Pertanyaan teddy mengenai strategi untuk revolusi industri, revolusi memerlukan tindakan yang revolusioner, dan memerlukan pola pikir yang radikal dan out of the box dalam menjawab  masalah masalah yang kita hadapi. Bagaimana pertanyaan di atas mengenai SDM?  bukan kah  sebagian besar dari KITA ADALAH ENGINEER, MARKETEER, DESIGNER dan mungkin sudah jadi MANAGER. Bukan kah anda adalah putra putra terbaik yang mendapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan di tempat yang terbaik di negeri ini.  Kenapa harus melihat ke tempat lain sedangkan sumber dayanya ada di milist ini. Kami membutuhkan anda, diri anda, pikiran anda guna melakukan pengembangan industri ini, tidak perlu keluar kerja, atau bergerak dari kursi anda yang empuk, tidak juga meninggalkan anak anda yang lucu lucu selama berhari-hari. REVOLUSI DIMULAI DARI LAPTOP dan desktop anda yang online, Kita meminta kesediaan untuk mengorbankan waktu anda hanya 10 jam/ minggu saja, untuk berkoordinasi, mengembangkan rantai nilai industri home accesories. Kalau benar kita ingin melakukan perubahan kenapa tidak kita lakukan perubahan itu dimulai dari diri kita. Dengan meluangkan masa dan energi kita untuk pengembangan  industri negeri tercinta ini.  Siapa kawan kawan yang mau MENJAWAB TANTANGAN INI?  Kawan, tidak ada satu hasilpun jika kita tidak melakukan apa-apa. Pasarnya sudah demikian besar, bahan baku, sumber daya manusia juga berlimpah. Teknologi juga tidak canggih – canggih amat. Semua modal sudah ada ditangan kita yang terpenting adalah kemauan kita untuk terjun membenahi kedalam dan memperisiapkan sistem yang dapat memacu ekspor barang barang jadi yang memberikan nilai lebih tinggi. Tidak Cuma dijadikan basis produksi, dan hanya dijual sebagai  barang barang  komoditi. Jadikanlah usaha ini menjadi ladang kita bukan hanya untuk kepentingan dunia tapi juga terhadap Tuhan, kalaupun ada hasil yang didapat semata mata adalah rejeki yang telah Tuhan tetapkan sebelumnya, usaha ini sebagai bentuk rasa syukur kita atas apa yang telah Tuhan berikan kepada kita sampai hari ini. Saya percaya jika kita mampu menyatukan seluruh energi dan kompetensi kita, dan berjuang dengan tulus maka untuk mencapai yang nomor 1 satu itu sudah pasti , tapi apakah kita punya nyali… BERJUANG hanya untuk yang punya NYALI Saya meminta tanggapan dan dukunggannya dari rekan rekan sekalian…Terima kasih  kepada rekan rekan yang telah bertanya dan saya sudah menjawab pertanyaan pertanyaan tersebut semoga cukup memuaskan kawan kawan sekalian

Leave a Reply